Laman

Sabtu, 09 Juli 2011

Cerpenis

Keinginan tidak harus sejalan dengan kenyataan,, saat aku memandang kehidupan ini,,ingin itu yang ku mau namun segalanya sudah menjadi kehendak dan ketentuan yang memiliki dunia dan kehidupan ini yaitu Allah azza wa jalla.
Seiring berjalannya waktu yang aku lalui dalam hidup ini banyak kenyataan pahit yanng melukai dan membuat bekas yang menyisakkan kepedihan bahkan mempengaruhi kepribadian dan sudut pandang dalam berpikirku.
Luka hati yang terjadi bukan yang aku mau, rasa pahit ini dalam dada.. tangis malamku yang ku lalui,,
Tunjukan jalan-Mu ya Rabb, jalan terang-Mu yang mampu mengembalikan diriku kedalam kebahagiaan ini.
Mampukah aku bertahan menyusurinya? Hanya dengan bantuan-Mu ya Rabb.. yang mampu menerangi jalan dan langkahku..
Malam semakin larut namun mataku tak beranjak mau memejamkan untuk tidur. Bayangan itu masih melekat dalam ingatanku.. aku hannya manusia bodoh yang hanya bisa melihat kejadian tragis lalu berdiri saja dan tak mampu berbuat apa-apa. Mengapa? Tuhan aku sebenarnya aku ingin berbuat sesuatu ketika itu namun apa dayaku..
Kejadian itu,, anak kecil yanng tak berdosa di siksa oleh tawanan anggota geng,
dia meminta uang hasil ngamen itu secara paksa, ku lihat air mata yang mengalir di wajah nungilnya,, dalam bis aku hanya bisa diam. Maafkan aku, aku tidak bisa berbuat untuk membantumu dik..
Oh.. tuhan apakah ini yang dinamakan hidup.. aku masih bersyukur memiliki tempat tinggal dan makanan untuk hari esok.
Setiap aku lihat di bawah jembatan, di sekitar tempat mangkal bis berderet kulihat banyak orang tergeletak,, mengusap peluh keringatnya demi mengais rejeki hari ini. Sedangkan dibelahan dunia yang lain kulihat orang-orang bersuka ria dengan kemewahannya. Tidak adakah rasa iba di hati mereka melihat orang-orang kecil seperti mereka dan aku..

Indahnya dunia yang terasa oleh derita, dimanakah cahaya..
Cahaya.. oh cahaya...

Inginku hidup sempurna tak ada air mata anak-anak yang tak berdosa namun inikah jalan hidup yang harus manusia lalui.
Sabar adik-adik dan teman yang kekurangan, hidup ini hanya ujian.. Kau harus bisa melaluinya dan menerimanya denngan rasa syukur.
Pernah suatu waktu aku bersama dengan seorang anak gadis kecil mengatakan padaku : Kakak.. aku pedih dengnan keadaan seperti ini, pahit dengan kenyataan yanng harus aku lalui:
"Dek: kita hanya perlu bersabar disini bukan hidup yanng sesungguhnya, namun ada suatu kehidupan yanng benar-benar sungguh yaitu hidup setelah mati. " Bersabarlah.. dan tetap berusaha untuk lebih baik..
Hanya itu yang bisa kakak berikan untukmu.. maafkan kakak.. salam buat temen-temenmu yang lain disana.
Lalu dia pergi menyusuri jalan kecil sambil berlari.
Esok hari kulihat lagi tak bosan-bosan para anggota geng itu menyiksa anak-anak pengamen itu.
Dimanakah hati nurani mereka?Tuhan.. hatiku menjerit
Aku tak ingin melihat air mata anak-anak jalanan lagi, ku ingin hidup ini tak ada linangan air mata lagi.
Apa yang harus aku lakukan tuhan...

Malam semakin larut, matakupun sudah mulai terpejam denngan menggenggam secarik kertas surat yang ku terima dari anak jalanan itu " Rasti" ya itulah namanya"

Kaka..
Jika aku boleh memilih aku ingin ayah dan ibuku tidak meninggalkan aku seperti ini, sehingga aku tak menjadi anak jalanan. Setiap hari harus mengamen dan mencari sesuap nasi dan menyetorkan uangku pada anggota geng disini sebagian jika tidak kami akan mati kelaparan dan mendapat perlakuan tidak baik dari mereka.

Itulah isi surat yanng rasti berikan padaku, perkenalanku dengnnya membuat dia selalu curhat dan menceritakan kehidupannya denganku.

"Teman-teman, sini lihat aku.. aku mendapat kue kue enak dari ka Nadia.. dia baik sekali, cantik lg.. siapa mau?"
Semua anak-anak itu merebut kue-kue tersebut "aku senang" Alhamdulillah ya Rabby..

Hemm.. ku hempaskan tubuhku dikasur lega dan aku bisa tidur lelap setelah ingat senyum indah mereka menyantap kue-kue yang enak yang ku beli dari tabunganku.
Mudah-mudahan suatu saat nasib akan merubahnya menjadi lebih baik, termasuk kamu Rasti"
Gadis manis, kecil dan baik hati..

Salam sayang dari kak Nadia..
Kepergianku esok hari untuk menuntut ilmu melanjutkan kuliahku membuat aku harus berpisah dengannya..
...............................................................................................................................................................

15 tahun  kemudian..
Kak Nadia..!!
Ini Rasti.. anak jalanan yang sering kau nasehati.. kini aku telah menjadi asisten dosen di sebuah universitas..
Terima kasih kak... atas semua nasehatmu.
Aku tidak lupa raut wajahmu yang indah
"Benarkah ini Rasti? Aku seakan tak percaya dan terkejut"
Ya Rabby...
Subhanallah,,
Maha besar Engkau,,,
"Kak..
Mampirlah kerumahku akan aku ceritakan panjang perjalanan hidupku setelah kepergian kakak waktu itu,, kepergian kakak ketika itu membuat Rasti terpukul berat karena tak ada kakak disampingku.
Kami bercengkrama di depan halte bis,,



bersambung....

Pinta dalam do'a

Ya Robby.. 
ku ingin hidup sempurna
tak ingin ada air mata yang terjatuh lagi
Namun semua bukan mauku
Ku yakin inilah jalan terbaik untukku
Ku terima apapun yang menjadi keridhoan-Mu..

Ya Robby.. 
Jika aku boleh meminta..
Aku ingin hidup lebih
Namun ya Robby...
Inikah yang terbaik untukku agar mampu ku bertahan dan kuat
Kau mengajarkan aku menyusuri lorong yang berliku
agar aku tahu, agar aku belajar, agar aku mengerti

Ya Robb...
Bimbinglah hidupku
Selalu..
Selamanya..

Sabtu, 02 Juli 2011

Janganlah kau lalai

Kenapa engkau lalai padahal asal kau tahu kematian menunggumu di depan sana dan tanpa kau sadar kau perlahan berjalan menghampirinya. 
Hal apakah yang membuat kau lalai..  
Kesenangan..
Harta..
kedudukan..
wanita..
anak-anak..
kenapa kau sibukkan dirimu dengan hal fana,,
Tidakkah kau ingat kesibukan untuk hal yang kekal jauh lebih indah.

Mengapa kau berpangku tangan?
Tidakkah kau ingat bahwa kau hidup diatas kedua kakimu, dimana rasa syukur itu? Allah berikan kemampuan kepadamu agar kau dapat berjalan diatas muka bumi dengan teguh, bukan untuk berpangku tangan.
Ingatlah anak manusia, hidup kita hanya seperti diperantauan suatu saat nanti kita akan dipanggil untuk kembali. Hidup didunia hanya sebentar saja, tak sadarkah hai makhluk yang berjiwa bahwasanya yang muda akan tua, dan yang hidup akan mati.
" Dan (ingatlah) akan hari (yang diwaktu itu)Allah mengumpulkan mereka, (mereka merasa dihari itu) seakan akan mereka tidak pernah berdiam didunia hanya sesaat disiang hari, diwaktu itu mereka saling berkenalan, sesungguhnya rugilah orang-orang yang mendustakan pertemuan mereka dengan Allah dan mereka tidak mendapat petunjuk. (QS. yunus:45)"

Janganlah kau terbuai dengan angan dunia karena dunia akan meninggalkanmu dan kau akan meninggalkannya. Janganlah kau lalai dengan kenikmatannya karena itu hanya sesaat.
Tuntunlah dirimu menghadap-Nya, menghadap kehidupan yang kekal.

Umi labibah
Counseling life to be the better

Jumat, 01 Juli 2011

Puisi Cinta buat Anakku

Anakku...
Jika kau dewasa nanti
Berjalanlah diatas muka bumi ini dengan mengikuti alur
Selalu sucikan pikiran dan hatimu
Agar tuntunan jalan yang benar selalu menyertaimu
Anakku...
Ibu tidak dapat meninggalkan harta..
Ibu tidak bisa meninggalkan rumah yang mewah..
Ibu tidak bisa meninggalkan mobil yang bagus
Namun Anakku..
Ibu hanya bisa meninggalkan nasehat
Nasehat untuk hidupmu
Agar kau selamat
Agar kau bahagia
Jadilah manusia yang teguh dan benar
Ikutilah hati nurani jika kau ragu
Anakku.. 
Simpanlah kata-kata ibu dalam hati nuranimu
Sebagai rasa bahagiaku memilikimu anakku...
Jadikan tujuan hidupmu adalah hidup abadi di akherat
Tuntunlah jiwamu dengan panduan qur'an di dadamu
Selamat berjalan dimuka bumi Allah anakku...
Selamat berjuang...

Hakikat hidup

Memahahami hakiki hidup
kekayaan yang berlimpah tidak menjamin seorang dapat hidup bahagia, kebahagiaan ada pada dimana hati dapat tenang berjalan menyusuri kehidupan. Istri yang cantik jelita bukan jaminan kita dapat bahagia bisa jadi itu sebuah petaka, kenyamanan hidup dapat diperoleh dari bagaimana kita menerima segala yang telah di berikan-Nya kepada kita. Memahami makna dalam setiap kejadian baik itu menimbulkan air mata, kekecewaan, kesenangan jadikan segala bentuk kejadian sebagai nikmat. Sadarilah bahwa kita ini millik Allah, bahwa kehidupan yang kita jalani adalah kehendak Allah, pilihlah jalan yang baik agar apa yang menjadi kehendak-Nya itu menjadi keridhoan menuju persinggahan yang kekal dan abadi.
" Seorang yang selalu menyesali yang pernah terjadi tidak akan pernah bisa memahami makna kejadian, hanya kembalilah dan ikhlaslah yang dapat menjadikan orang tersebut dapat memahami makna kehidupan."

Terimalah...

Baik itu senang,,
Baik itu kecewa dan penuh air mata,,
Baik itu luka,, 
Jika kita dapat ikhlas dan ridha, segalanya akan berjalan indah..
Ingatlah bahwa kita ini milik-Nya
Jadilah orang yang ikhlas agar jalan hidup kita selalu di ridhai-Nya


Umi labibah
Counseling guidance

Senin, 27 Juni 2011

Kata mutiara (bermuhasabah)

Wahai kau, tak sadarkah bahwa kau diciptakan dari setetes air hina
Lalu Dia hidupkan kamu dengan bentuk yang sempurna mungkin
Tak sadarkah kau hidup karena kuasa-Nya
Yang menjadikan kau dapat merasakan segala hal
Kau hidup denggan kebodohanmu sendiri yang tidak mengenal-Nya
Dzat yang teramat sangat mencintaimu yang terkadang kau lalaikan
Tak sadarkah dengan rahmat-Nya kau dapat menikmati hidup
Bermuhasabahlah dengan dirimu..
Dia-lah yang menjadikan kamu
Dengan cinta kasih-Nya kau dapat merasakan hidup
Dengan Rahmat-Nya kau menikmatinya

Ke cintaan pada kemuliaan diri

Jika cinta mu kepada kemuliaan
belum dijawab dengan pemuliaan dirimu,
dan membuatmu bertanya
apakah sesungguhnya engkau penting
bagi Tuhan,
...
dengarlah ini.
Engkau yang meninggikan akan ditinggikan,
dan engkau yang membesarkan akan dibesarkan.
Sibukkanlah dirimu dalam pekerjaan
yang membahagiakan sesama mu.
Jalan terindah menuju kebahagiaanmu
adalah membantu sesama mu
menemukan kebahagiaan mereka.